Malam Minggu Monas

09:40 26 Comments

Malam Minggu Monas. Masih ingat kan ? postingan sebelumnya tentang reuni kecil-kecilan saya sama teman tempo dulu?. (Baca : Lama Tak Berjumpa) Yang belum baca juga tengok dulu lah sejenak ^_^.

Teman saya ini hanya sedang mampir saja di jakarta untuk proses perpanjang passpor, rencananya sih awal april berangkat lagi ke cairo-mesir. Usai makan-makan dekat kantor LP3I senen jakarta pusat. Sekalian deh saya ajak ke monas, apalagi malam minggu pasti rame kojo. Kata para bujangan kan malam minggu adalah malam yang ditunggu buat mejeng, #Jlebbbb. Tapi buat saya sih sama saja, stoppp ...!!! (nanti kartunya kebuka).

Hanya butuh beberapa menit saja kita sudah sampai di area monas.

Buset dah baru jam 19.00 WIB saja parkiran gambir dah penuh, pengunjung di monas juga udah kaya semut saja diliat. Mulai dari PKL dan aksi-aksi ekstrim banyak di kerumunin pengunjung. Tapi sayang suasana monas saat itu gelap. Kata temen saya "Wah .... kalau gelap begini, gimana pemuda-pemudi gak pada mojok coba, mau ngapain aja nggak bakalan keliatan sama pengunjung lainnya", terutama area taman monas, hampir semua tidak ada lampu penerangnya.

Hanya ada lampu dimana ada penjual ya dstu ada penerangan. Entah ini hanya malam itu saja. atau setiap malam atau mungkin hanya sesekali saja dimatikan? Ah .. mudah-mudah2an sih memang lampunya lagi mati. Biar gak menambah angka kemaksiatan di ibu kota.

Kalau kalian yang pernah ke monas malam hari suasananya gelap atau terang?

Lama Tidak Berjumpa

10:46 85 Comments
Lama Tidak Berjumpa

Lama Tidak Berjumpa.Gimana sih rasanya saat kalian berjumpa dengan sahabat yang sudah lama tidak bertatap muka. Pasti ada yang berbeda kan? iya aja deh, dari pada benjol, #Jlebb :P hehe.

Ceritanya nih saya habis reuni kecil-kecilan dengan sahabat yang dulunya satu kelas semasa di Madrasah Aliyah. Mereka ini adalah sahabat saya yang super sekali, Loh kok bisa super?, iya ... Karena mereka jebolan universitas di Cairo dan Maroco, pengetahuan agama sudah tidak diragukan lagi dibandingkan dengan saya yang tidak sedemikian kisahnya :). Tapi saya senang sekali punya sahabat-sahabat yang keren-keren dan kece, ya termasuk kalian juga sahabat blogger tercinta, upps, keceplosan kan jadinya ^_^.

Kami bertemu di kawasan Senen, Jakarta Pusat sekitar jam 18.00 WIB. Wahhh ... Benar-benar pangling ini mah, padahal sih kalau menurut saya sendiri tidak ada perubahan yang siginifikan dalam fisik saya, masih tetap kurus, hitam dan jelek, Auuu ... #Jlebbb. Tapi katanya dibilang pangling dan beda, Aduh ... Aduh ... Ini namanya keliru kan? iya gak sih? Masa gak ada yang mau belain saya coba. Uh ... -_-

Usai sholat maghrib, tak lengkap jika hanya bertemu dan basa-basi saja. Tak jauh dari masjid tempat kami sholat ada tempat yang menjual Soto Makassar dan Nasi Jaha (Nasi Bambu), tapi saya tidak bahas makanannya yah, yang pasti rasanya enak dan menggoyang lidah, apalagi dengan makanan penutup Es Pisang Ijo, hmm ... mantap !!!. Kenyang perut dan kenyang nyeloteh juga. Hehe

Kalau kalian gimana coba, saat bertemu sahabat tempo dulu? Pada pangling nggak sih? :D

Balas Dendam Bukan Solusi Setiap Masalah

08:33 70 Comments
Balas Dendam Bukan Solusi Setiap Masalah


Balas Dendam Bukan Solusi Setiap Masalah. Hidup tanpa masalah bisa dibilang belum lengkap kali yah, hehe ^_^. Karena jika perjalanan hidup seseorang mulus-mulus saja maka patut dipertanyakan jalur kehidupannya. "Allah akan angkat derajat seseorang  jika ia lulus dari ujianNya".

Dari berbagai arah masalah itu bisa datang dan bermacam-macam juga rupanya. Mulai dari masalah yang kecil hingga besar. Lalu bagaimana sikap kita tatkala dihadapkan dengan satu persoalan?, tentu akan berbeda-beda cara mensikapi serta menyelesaikannya. Nah, banyak orang yang ketika dihadapkan dengan masalah hanya ada dalam benaknya untuk balas dendam, apapun wujud persoalan tersebut. Karena setidaknya dengan membalas apa yang sudah diperbuat pada dirinya itu akan mengakhiri hal tersebut.

Saya teringat satu film yang mengisahkan tuntutan balas dendam karena sebab sesuatu yang menimpanya. Dalam film tersebut dikisahkan seorang pemuda disuruh membalaskan dendam kematian ayahnya oleh, pamannya yang selama ini mengasuhnya. Darah dibalas dengan darah "kata kapannya". Rupanya si pemuda tidak setuju dengan cara pamannya, ketika disuruh membunuh orang tersebut, mereka juga punya anak dan istri, pasti anak-istri mereka akan merasa kehilangan. Karena ia sendiri betapa terpukulnya ketika ayahnya sudah tiada.

Alhasil, si pemuda tersebut tetap menuntut balas tapi dengan cara mengehentikan tindak-tanduknya yang tidak benar dan menyerahkan pada pihak yang berwenang.

Jika kata balas dendam terdengar agak seram, akan lebih baik dengan memberi pelajaran pada orang yang berbuat jahat agar ia sadar dan daapat Hidayah serta Inayah dari Allah SWT.

Yang tidak sependapat dipersilahkan komentarnya, kita share disini. ^_^

Bermain Sumpah Dan Janji

20:37 43 Comments

Bermain Sumpah Dan Janji. Sumpah adalah ucapan yang biasa keluar dari lidah seseorang untuk meyakinkan kebenaran yang dilakukan, adapaun janji adalah sebuah ungkapan menyanggupi suatu perkara yang hendak dilakukan.

Orang yang suka bermain sumpah dan janji ialah meraka yang selalu menggap remeh, saya yakin sahabat sudah sering menjumpainya baik di lingkungan sekitar atau dari berbagai media. Dengan bermuka manis dan penuh belas kasih mereka memohon hingga berbagai macam sumpah bercucuran keluar dari lidahnya, untuk meyakinkan dan bisa mendapat kan sesuatu yang diincarnya.

Sungguh sangat dilema ketika saya mengahadapi orang macam begitu. Belum lama ini pernah saya alami. Dan terkadang saya merasa kasian karena ia adalah teman saya sendiri, tapi dengan tutur katanya yang dengan mudahnya mengumbar janji dan sumpah, sampai segala macam sumpah diucapkan, itu yang membuat saya merasa geram dengan typical orang seperti itu.

Berdasarkan sumber lain banyak yang mengatakan hal demkian "Dulu ketika butuh sampai memohon dan bersumpah, pada kenyataannya setelah itu semua terpenuhi, entah karena lupa atau pura-oura lupa, sekedar kabarpun tak terdengar ketelinga, apalagi nampakin wujudnya". ^_^

Sahabat-sahabat saya yang berbahagia, kenapa sumpah dan janji terkadang masih kita ucapkan? kenapa dan ada apa dalam diri kita?. Dasar Rumusannya  adalah Orang yang baik biasanya akan terucap tutur kata yang baik begitupun sebaliknya. Oleh karena itu, tanpa sumpah dan janji orang akan tetap melihat kita dan percaya bahwa apa yang kita ucapkan itu adalah benar.

Apalagi dengan pribadi baik dan aura kasih yang sahabat miliki meyakinkan, cukup berkata "iya, dan siap laksanakan!!!". Maka lawan bicarapun akan yakin dengan apa yang kita ucapkan.

Jika kepercayaan yang sudah terbangun dikhianati, maka secara perlahan kepercayaan itu akan mulai hilang dan menyengsarakan kehidupan kita sendri.

~Sekian~
Semoga Bermanfaat

Antara Khutbah Jum'at dan Ceramah

12:09 33 Comments
source image : zoojaja.com

Antara Khutbah Jum'at dan Ceramah. Siraman rohani yang rutin sebelum pelaksanaan sholat jum'at. Khutbah yang memenuhi syarat dan rukunnya adalah syarat sahnya juga jama'ah sholat jum'at. Tapi, pada tulisan ini saya bukan untuk mendeskripsikan syarat dan rukunnya, melainkan ada satu hal yang sekedar saya ingin berbagi dan bertukar pendapat. Khutbah ataupun ceramah itu sama-sama menyampaikan, memberikan sesuatu gagasan yang terkait dengan agama, namun ada sedikit perbedaan yang menurut saya tidak begitu sesuai pada tempatnya.

Ceramah itu bersifat non formal, sedangkan khutbah bersifat formal. (setuju ataupun tidak, sahabat baca dulu yah sampai selesai agar tidak salah persepsi ^_^.) Okey, saya lanjutkan yah ...

Kenapa saya katakan khutbah itu bersifat formal, karena dalam hal ini khotib harus benar-benar mengolah kata agar tidak terlalu melebar pembahasan. Akan lebih baik jika isi khutbah sudah berupa tekstual bertujuan agar pembahasan lebih terarah.

Kenapa saya katakan hal demkian, karena sering saya mendengarkan khotib yang alur pembicaraanya tidak terarah, hanya berputar-putar mengulang kalimat saja, dan sering saya dapati juga ada beberapa pembahasan yang tidak sesuai dengan kaidah. Dan yang lebih saya kurang pas adalah penyampaian ketika khutbah sampai berteriak-teriak yang gak jelas.

Berbeda dengan ceramah, durasi waktu biasanya lebih panjang dan si pemateri bebas menyampaikan gagasannya kepada pendengar dengan bahasa yang mudah dan tidak membosankan.

Jadi, bagus jika khotib menyampaikan tanpa berupa teks, karena mungkin sudah terbiasa juga menguasai materi.

Ini opini saya, ada opini lain dari sahabat? Yuk, di share ... ^_^.

~Sekian~
Semoga Bermanfaat

Tiga Golongan Manusia Haram Masuk Syurga

22:13 30 Comments
source image : cintasunah.com

Tiga Golongan Manusia Haram Masuk Syurga. Semua yang didunia pada akhirnya akan lenyap seketika, tatkala malaikat israfil meniupkan terompet sangkakalanya. Bumi dan seisi alam jagat raya hancur lebur tak tersisa sedikitpun. Hingga pada akhirnya manusia akan mendapatkan apa yang telah mereka perbuat selama didunia. Dan hanya ada dua tempat yaitu Syurga dan Neraka. Syurga dan Neraka adalah hak prerogatif Allah untuk memasukan manusi kedalam dua termpat tersebut sesuai dengan amal ibadah mereka ketika di dunia.

Sahabat-sahabat saya yang dimuliakan Allah SWT, Rasulullah SAW berwasiat dalam sabdanya : "Ada tiga golongan mansia dimana Allah mengharamkan baginya syurga yaitu : Pecandu Khamr(minuman keras), Orang yang durhaka pada kedua orang tua dan orang yang membiarkan kemaksitan dalam keluarganya" (HR. Ibn Ahmad).

Dalam hal ini saya tidak akan menjabarkan scara detail tentang tiga perbuatan diatas. Secara global saya percaya anda sudah tahu ketiga typical perbuatan tersebut, hanya saja dulu pada zaman Rasul disebutkan khamr (minuman keras), sekarang sama halnya dengan narkoba dan sejenisnya.

Dalam kontesk hadist tersebut mereka-mereka yang melakukan tiga perkara diatas adalah sudah dipastikan akan Allah masukan kedalam neraka, jika sampai maut menjemput belum juga bertaubat. Jadi haram disini bukan berarti haram selamanya layaknya orang kafir dan musyrik. Karena Allah Maha penerima taubat.

Sahabat-sahabat saya yang berbahagia, tapi ini semua bukan berarti kita santai-santai saja untuk berbuat keburukan, karena taubat yang benar-benar taubat untuk orang yang terlanjur terjerumus adalah karena adanya hidayah dan pertolongan dari Allah. Dan mau itu bisa mendatangi kita siap atau pun tidak, dalam kondisi apapun maut akan tetap menghampiri kita. (Umur Manusia Hanya Allah Yang Tahu)

Semoga kita senantiasa dibawah rahmat dan kasih sayang-Nya. Aamiin ...

~Sekian~
"Semoga Bermanfaat"

Burok Losari Brebes

09:38 42 Comments

Burok Losari Brebes. Mendengar kata burok tentu sahabat teringat akan kisah Rasulullah SAW yang menunggangi burok dalam melakukan perjalanan isra dan mi'rojnya. Menurut kisah burok adalah seekor binatang yang berwarna putih tingginya lebih tinggi dari himar, dan pendeknya lebih pendek dari baghal (keledai), itu adalah burok yang dikisahkan pada masa Rasulullah SAW.

Burok yang akan saya ceritakan ini adalah burok yang ditumpangi anak laki-laki yang di khitan. Di kecamatan Losari-Brebes burok sudah biasa ditanggap (dipanggil) dalam acara khitanan, dimana burok tersebuat dibuat sedemikian rupa dengan wajah mirip orang yang cantik dan ganteng, plus kedua sayap layaknya burung yang siap terbang, kemudian dimainkan oleh dua orang pemain didalamnya, dengan diiringi khas musik dangdut ala burok.

Burok ini membawa tumpangannya berkeliling kampung, sambil beraksi maju-mundur mundur-maju cantik-cantik ala syahrinong (uppsss ... syahrini maksudnya... ^_^). Tapi sayang waktu saya kecil dulu gak kesampean naik burok, hehehe. Jadi hanya bisa menyaksikan dari sudut desa saja. :D

Kalau burok di tempat kalian gimna hayo? sama gak dengan burok di kampung halaman saya?

Car Free Day Kota Bekasi

22:24 41 Comments
Summarecon Bekasi

Car Free Day, hari bebas kendaraan. Sepekan bekerja tak sedap rasanya kalau hanya berdiam diri di tempat, Minggu kali ini sebelum beraktifitas seperti biasa, tepatnya di kota bekasi kini sudah setiap hari minggu mengadakan event car free day yang dulunya hanya sekali dalam 2 minggu. Car Free Day ini berlokasi di area pusat kota bekasi. Dan event ini berlangsung dari jam 6-9 pagi setiap hari minggu

Udara yang masih segar dan pancaran mentarinya membuat tubuh ini berasa lebih fresh. Buat anda yang suka senam juga ada, atau sekedar jalan pagi dan lari-lari kecil juga gak kalah seru, jika punya sepeda pun akan lebih asik. Antusias masyarakat juga sangat hebat sekali, itu bertanda bahwa hidup sehat itu memang nikmat yang tidak ternilai harganya. Ribuan orang membanjiri jalanan di area tersebut ada yang senam, bersepeda, dan lari-lari kecil.

hayooo... ada kalian gak disitu?

Setelah kita lelah sambil beristirahat, sahabat juga bisa berburu kuliner di sepanjang jalan tersebut, mulai dari berbagai macam minuman dan makanan tersdia, mulai dari cilok, batagor, tahu gejrot, Es Buah, Es Doger juga ada. Siapa yang mau es doger hayooo,,, ? ^_^.

Dan makanan yang satu ini pertama kali saya lihat, ini juga karena ada yang nitip minta beli makanan tersebut.

  Abang Seblak

abang seblaknya lagi sibuk oseng krupuk.

Nama makanannya Seblak, seblak ini beberapa macam krupuk dijadikan satu dan di oseng dengan sedikit dicampur air dan beberapa bumbun penyedap. Biar hanya osengan krupuk rasanya juga enak loh, pembelinya saja terus. Sahabat yang pernah ikut di Car Free Day Kota bekasi pasti sudah pernah coba donk makanan seblak?

Selain penjual makanan dan minuman ada juga pedagang-pedang lainnya seperti sepatu, sendal baju dan kerudung, siapa tau ada baju atau sekedar souvenir yang dilirik, buat tambah-tambah koleksi. Dan hebatnya lagi hampir semua penjual pasti ada yang beli. Satu contoh pejual batagor bukan hanya satu orang tapi banyak, tapi semuanya ramai dikunjungi pembeli, inilah termasuk bukti bahwa rizqi itu sudah ada jalannya masing-masing, "Asal ada kemauan pasti ada jalan, tapi kalau tidak ada kemaun pasti banyak alasan"

Stand Rabbani yang menjual berbagai model kerudung dan busana muslim berada tepat di sebran jalan RS, Mitra Keluarga.

Ayo, sahabat blogger hari minggu kita ramai ke Car Free Day Kota Bekasi. Hehe